Modal Nikah

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Kami sangat sering menyarankan kepada pemuda-pemuda untuk segera menikah, tapi apa sebenarnya modalnya menikah itu. Apakah boleh langsung saja piti lamar-lamar tanpa adanaya modal. Karena terlalu sering panas-panasi orang menikah sekarang kami mau kasi’ tambah panas lagi. Dan saya harap setiap pemuda berlomba-lomba mencarinya. Dan kepada saudaraku yang sedang berpacaran di kuar sana saya harap hentikanlah kemaksiatan yang anda perbuat dan segeralah mengumpulkan untuk menikah.

Pasti penasaran mako to, apa itu modalnya???? Apa bede???

Kringggg

(IIII kenapa ada telepon masuk ini padahal bukan kuis) Kenapaki?

Kutauji jawabannya

Bukanji kuis ini, pak??

Biar lagi, yang jelas kutauku

Apa jawabannya

Apa bede’(sudah terpengaruh)

Antum ikut-ikutan kayak Keramat 02, apa jawabannya??

Jelas jawabannya uang dong

Hahahahaha salah 100 persen

Apppa salah

Makanya nontonmi dulu baru telepon

Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttt

Afwan tadi ada gangguan,kita lanjutkan lagi

Kriiiiiiiiiiiiiing

Kenapa ada lagi telepon, iye’ kenapaki???

Jawabannya adalah gelar sarjana

Dibilangin malah menjadi-jadi

Nontonmi dulu

Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttt

Afwan ada gangguan teknis, kita lanjutkan lagi. Jadi kira-kira apa modalnya kalo mau menikah? Apa bede’? salah satu modal yang paling penting dibanding modal-modal yang lain adalah ilmu.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengabarkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

“Apabila seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya datang kepada kalian untuk meminang wanita kalian, maka hendaknya kalian menikahkan orang tersebut dengan wanita kalian. Bila kalian tidak melakukannya niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang besar.” (HR. At-Tirmidzi no. 1084, dihasankan Al-Imam Al- Albani rahimahullahu dalam Al-Irwa’ no. 1868, Ash-Shahihah no. 1022)

Abu Hatim Al-Muzani radhiyallahu ‘anhu juga menyampaikan hadits yang sama namun dengan lafadz sedikit berbeda:

“Apabila datang kepada kalian seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya (untuk meminang wanita kalian) maka hendaknya kalian menikahkannya dengan wanita kalian. Bila tidak, akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan.” (HR. At-Tirmidzi no. 1085, hadits ini derajatnya hasan dengan dukungan hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu di atas)

Hadist diatas disebutkan “seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya (untuk meminang wanita kalian) maka hendaknya kalian menikahkannya dengan wanita kalian”. Disitu tidak disebut kalo harus punya rumah 11, mobil 7, motor 25, sepeda 58, jadi berapa harga semua barang itu???? Astagfirullah, kita akhirnya ngelantur lagi, nah tidak disebutkan kalo harus punya banyak harta, harus S1, harus punya kedudukan dan lain-lain. Yang paling ditekankan adalah agamanya dan ahlaknya nah bagaimana caranya supaya dapat itu modal yang harus dilakukan adalah menuntut ilmu. Rizqan, antum tau Rizkan??? yang di sandiwara langit, kalo belum baca silahkan baca murahji harganya tidak sampai 30.000 rupiah (promosi). Dia sebelum menikah sudah punya modal yang cukup untuk menikah, apa modalnya?? Ilmu agama yang sudah lumayan baik. Kenapa harus ilmu agama, karena problem dalam rumah tangga nanti akan sangat berat, dan hanya satu hal yang akan menghilangkan problem itu, apakah itu?? Yakin kalo Allah pasti akan memberikan segala seseuatu yang terbaik untuk hambanya, yang kedua tidak mudah putus asa karena Allah pasti akan menolong kita, ketiga tidak akan mudah tergoda dengan godaan-godaan syetan yang akan selalu menggoda manusia untuk melakukan zina, antum tau Rizqan pernah digoda sama perempuan, tapi bagaimana cara mengatasinya????? Baca saja bukunya!!!!!! Yang jelas disitu dia tidak tergoda. Nah, bagaimana cara agar bisa seperti Rizqan??? Banyak-banyaklah menuntut ilmu akhi dan akhwatnya lebih-lebih nanti tanggung jawabnya lebih besar lagi.

Nah bagaimana kalo biarpun bagus agamanya, maumi anaknya tapi bapaknya natolakki karena miskinki, ato bukan pejabat, bagaimana kalo begitu????

Ucapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits di atas ditujukan kepada para wali, “Apabila datang kepada kalian” yakni bila seorang lelaki meminta kepada kalian agar menikahkannya dengan wanita yang merupakan anak atau kerabat kalian, sementara lelaki tersebut kalian pandang baik sisi agama dan pergaulannya, maka nikahkanlah dia dengan wanita kalian. “Bila tidak,” yakni bila kalian tidak menikahkan orang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya tersebut dengan wanita kalian, malah lebih menyukai lelaki yang meminang wanita kalian adalah orang yang punya kedudukan/kalangan ningrat, memiliki ketampanan ataupun kekayaan, niscaya akan terjadi fitnah dan kerusakan yang besar. Karena bila kalian tidak mau menikahkan wanita kalian kecuali dengan lelaki yang berharta atau punya kedudukan, bisa jadi banyak dari wanita kalian menjadi perawan tua dan kalangan lelaki kalian menjadi bujang lapuk (lamarannya selalu ditolak karena tidak berharta dan tidak punya kedudukan). Akibatnya banyak orang terfitnah untuk berbuat zina dan bisa jadi memberi cela kepada para wali, hingga berkobarlah fitnah dan kerusakan. Dampak yang timbul kemudian adalah terputusnya nasab, sedikitnya kebaikan dan sedikit penjagaan terhadap kehormatan dan harga diri. (Tuhfatul Ahwadzi, kitab An-Nikah, bab Ma Ja’a: Idza Ja’akum Man Tardhauna Dinahu Fa Zawwijuhu)

Begini akhi, menikah itu gampangji , yang sulit adalah setelah menikah itu. Kalo modal kita Cuma nafsu belaka maka akan sulit nantinya, makanya kumpulkan modal ilmu agama sebanyak-banyaknya karena yang akan memberikan kebahagiaan bukanlah harta, kedudukan, atau ketampanan tapi yang memberi kebahagiaan adalah Allah. Jadi yang yang sedang berpacaran hentikanlah dulu, bilam maki kalo mauka’ dulu kumpul modal banyak-banyak, nantipi dilanjutki paaski’ sudah menikah, kita juga ukhti kumpul memang maki modal banyak-banyak lebih berat kita’ itu, aii kukasi tau memang maki. Ingatlah yang memberikan kebahagiaan bukanlah harta, kedudukan dan ketampananan, tapi yang yang memberi kebahagiaan adalah Allah.

NOte : http://salafymuda.blogspot.com

Comments
One Response to “Modal Nikah”
  1. Muslimah mengatakan:

    Bahasanya aneh sih? Bingung bacanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: