polisi oh pak polisi

Walah apa sih sebenarnya tugas dari polisi, tugas dari polisi sendiri secara umum mungkin adalah pelayan masyarakat, tapi saya bingung kadang banyak polisi yang belum bisa menjadi pelayan masyarakat yang baik, dalam arti malah banyak orang yang sebel dengan tikah laku dari pak polisi, saya sendiri mengalami kisah buruk dengan aparatur negara yang satu ini.

kemarin saat saya pergi ke kota magelang, pengalaman buruk dengan pak polisi pun terjadi, cerita berwal ketika SIM saya ketinggalan dan lupa membawa SIM, tapi semua perlengkapan saya cukup lengkap dari helm standart sampai motor lengkap-kap, saat berada di sekitar perbatasan magelan dan jogja, ada oprasi yang saya lihat cuma ada 3-6 polisi, ketika itu saya langsung di tangkap,karena kata pak polisi” oprasi in cuma oprasi untuk motor dari luar kota, dalam pengecekan kendaraanpun saya lihat pak” polisi tidak profesional mereka seperti serampangan, jalan -jalan ga di atur malah sibuk mencari motor2 luar kota, saat ada motor luar kota langsung di suruh menepi, sedangkan motor dalam kota di suruh jalan terus,( pak polisi kalau mau ngadain oprasi itu jangan separo-separo) , saat itu teman saya yang bawa SIM saya boncengkan di belakang dan saya di depan, saat pak polisi melihat saya ga bawa sim kayaknya pak polisi langung menarik kami ke tepi dan langsung ngomong ,75 ribu mas ( tujuh puluh lima ribu mas”) kalau mau sidang tanggal 30 di sleman, mas mau sidang atau nitip sidang sebesar 75 ribu, itulah yang saya benci dari polisi saat saya orang luar kota langsung dia menghajar saya dengan tarif 75 ribu, padahal saat saya ketangkap di kota solo,saya hanya menitipkan uang sidang sebesar 30 ribu, walah pak polisi bilang kalau di jogja tarif untuk sidang sekitar 75 ribu mas” jawaban yang bagus dan simple tapi mengena, begitulah sekelumit pengalaman saya dengan pak polisi, ini benar-benar penglaman saya dan tanpa rekayasa, ternyata untuk sidang di kota solo dan yogjakarta beda ya, sama-sama indonesianya kok beda tarifnya, wah pak polisi kok pasang tarif sih untuk sindang, apa saya orang luar kota trus se enaknyanya menaikan uang sidangnya pak” , namun saya bangga dengan polisi di polres klaten , saat menilang tidak pandang bulu, menurut informasi teman saya kalau ada tilang di polres klaten langsung di beri surat tilang dan di suruh mengikuti sidang , walah kok beda tempat beda aturan , bagi pak polisi aturan yang benar tentang tilang- menilang itu seperti apa sih dari saya yang merasa bingung dengan sikap beberapa oknum polisi.

krida  prasetya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: