Sarjana dan Mahasiswa Nomaden

Masa transisi dan juga masa-masa yang sulit bagi mahasiswa yang sudah tingkat akhir, selain memikirkan  masalah  kuliah  mereka juga harus memikirkan tentang masa depan mereka masing2. yang jelas mereka sudah jarang kuliah mereka hanya menunggu jadwal pendadaran untuk skripsi, sedangkan di sisi lain ada juga mahasiswa yang sudah lulus dan sudah ber title sarjana yang masih ingin menemukan jatidirinya, kehidpan mereka sekarang tidak seperti awal-awal saat kuliah, yang segala sesuatunya dapat mereka dapatkan secara instan, karena mereka telah berfikir bahwa orangtua kita sudah cukup banyak memberikan kemudahan kepada kita, sehingga mereka secara tidak langsung harus berani mengambil resiko untuk bisa survive dan bertahan di tengah kerasnya hidup”

kehidupan mereka cenderung berpindah-pindah dari kost satu ke kost yang lain, penghematan biaya hidup adalah motto mereka, mencari lowongan perkerjaan seadanya adalah kegiatan mereka. selain itu mendapatkan tempat untuk bisa tidur dan ngenet adalah perkerjaan mereka dan manusia-manusai seperti ini lah yang disebut manusia transisi dimana mereka harus berpindah-pindah dari perkerjaan satu ke perkerjaan yang lain,dan pantaslah masa-masa beginilah kita bisa disebut manusia nomaden/(berpindah-pindah), sampai saatnya mereka menemukan perkerjaan dan lingkungan yang cocok bagi masa depan mereka sendiri-sendiri, saat ini banyak sekali mahasiswa/sarjana2 nomaden termasuk saya sendiri belajar menjadi nomaden yang harus mampu bersaing dan berjuang mendapatkan tempat terbaik bagi masa depan saya.sebutlah beberapa  nomaden di angkatan saya :

  1. pimpinan dari komunitas ini adalah wiryo dia sendiri sudah lulus ujian skripsi dan tinggal menunggu wisudah di bulan desember tahun 2008, wiryo sendiri sudah terbiasa hidup nomaden dan berpindah-pindah, kemampuan dia adalah bisa terbangun 3 hari berturut2 asalkan ada akses internet yang super cepat, raphidshare adalah kebanggaanya dan debian dan jaringan dan mencuri password adalah hal yang mudah bagi dia….
  2. mr bambang  dia sudah lulus menjadi mahasiwa nomaden karena pernah merasakan kehidupan berpindah2 dari tempat satu ketempat lain, setelah lulus dari sarjana S1 dia berusaha menjadi nomaden pergi dari solo untuk berkerja mengangkut pasir dari batam ke singapura/ bambang sendiri adalah lulusan nomaden dengan predikat cumlaude yang telah menemukan perkerjaanya di singapura.
  3. mbah reman/yuldarahman : walaupun dia mahasiswa tercepat lulus di angkatan saya denga status comloude atau apalah namanya yang jelas mbah reman di sebut sebagai mister downloader, ogie adalah film kesukaanya, di sela-sela kesibukanya belajar di CISCO di jogja, mbah reman sendiri termasuk orang yang super nomaden dan berpindah-pindah dari wonogiri-solo-jogja dari kampus satu ke kampus lain dari kost satu ke kost lain.
  4. andi nugroho/sihombing : setelah lulus menjadi gelar sarjana sihombing tidak langsung memcari lowongan perkerjaan , dia lebih suka menjadi mahasiswa nomaden yang hobinya ngenet” karena tergila-gila dengan klik rupiah sihombing sekarang di sebut mr klik” kita tunggu saja perkembangan sihombing selanjutnya apakan bisa meraih cita-citanya dengan klik rupiahnya… terus berjuang mr klik”
  5. welly solba ” dia juga termasuk mahasiswa nomaden walaupun cenderung banyak diam” saya sendiri tidak tahu secara jelas apa cita2 hidup welly.yang jelas dia lagi belajar untuk menjadi adminstrator jaringan.
  6. krida prasetya adalah saya sendiri walaupun gelar sarjana belum saya dapatkan tapi aku bisa berbangga bisa menjadi bagian dari komunitas nomaden” karena sejak mengerjakan tugas akhir saya menjadi mahasiswa nomaden sejati”.

sebenarnya masih banyak sekali teman-teman saya yang berstatus nomaden tapi tidak saya sebutkan semua

salam dari

krida prasetya

Comments
4 Responses to “Sarjana dan Mahasiswa Nomaden”
  1. yulda03 mengatakan:

    wakakakakak……………………
    pancen bener omongmu…..
    hidup nomaden………..😀

  2. krida mengatakan:

    wah komunitas nomaden agendanya apa nih ?
    buka di rumah ketua komunitas yuk ” *
    o iya nanti kalau emang dan bisa sukses dan bisa menemukan kehidupan yang layak” ga boleh lupa dengan masa lalu oke”

  3. uangspontan mengatakan:

    Enaknya jalan-jalan, refreshing aja abis Puasa,, misalnya ke Paris or kemana lah biar bisa maen bareng2.. Syaratnya harus gak boleh nginep / tidur nyenyak di kasur yang empuk,, ntar gelar nomadennya hilang donk, wk wk wkk…….

  4. krida85 mengatakan:

    yo wis nanti di bicarakan bersama” harus berani tidur di emperan toko lho he he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: