Belajar dari Pengalaman hidup

sudah saatnya memang harus terjun kedunia nyata, dimana dunia yang penuh dengan tantangan, ketika orang tua mulai melepaskan diri kita sedikit demi sedikit, sebagai lelaki sejati seharusnya malu bila terus berada di ketiak orang tua, sudah saatnya mulai menunjukkan karakter dan pribadi kita sesungguhnya,  yang sangat bearti dalam perjalanan hidup adalah pengalaman masa lalu, pengalaman ketika kuliah, penglaman selama 5 tahun dididik di universitas, tentu akan membawa perubahan yang sangat berarti bagi kita baik dari sikap ,ilmu dan mental kita, mengingat-ingat apa yang kita dapatkan selama di universitas, belajar di universitas sebenarnya tidak hanya belajar ilmu formal tapi belajar bagaimana strategi bertahan kita dalam hidup, bertahan dalam tekanan kuliah, dalam tekanan orang tua , dan bertahan dalam pergaulan kuliah,dalam pergaulan kost dan begitulah kehidupan kampus secara alamiah akan membentuk pribadi kita, dan pengalaman lah yang sangat bearti dalam perlalanan kita setelah di dunia kampus, penglaaman mengerjakan tugas akhir, pengalaman di dimarahi dosen, pengalaman diejek teman, sampai pengalaman ngutang teman , semuanya itu adalah pengalaman yang sangat bearti bagi kita,

pengalaman bisnis adalah pengalaman yang aku dapatkan dalam kehidupan saya sebagai mahasiswa, pengalaman yang tidak akan di dapatkan oleh semua mahasiswa, penglaman yang hanya di dapatkan oleh segelintir mahasiswa, entah penglaman bisnis mereka memang karena terpaksa, karana dukungan orang tua , karena kondisi keuangan atau memang karena cita-cita dan setiap sebab memiliki kelebihan sendiri-sendiri. yang jelas apapun alasan mereka, orang-orang yang terjun kedunia bisnis saat kuliah , ketika dia lulus dengan gelar sarjana mereka memiliki nilai tambah lebih sedikit dari pada mahasiswa di sekitar mereka, dan semoga pengalaman ini dapat dijadikan bekal hidup yang sangat berharga untuk masa depan, bekal yang akan menjadikan manusia yang mempunyai karekter dan kepribadian.

ketika memulai bisnis ketakutan demi ketakutan akan gagal terasa juga, ketika merasakan kegagalan dan kebangkrutan dalam bisnis dengan jadwal dan presure tekanan yang tinggi, dia berfikir bahwa bisnis memang kejam dan begitu menyakitkan  tapi rasa penasaran tentang kejamnya bisnis membuat dia masuk kedalam dunia bisnis, bisnis saat mahasiswa adalah hal yang sangat exstrim” dan exstrimm. dia harus berfikir tentang kuliah dia dan dia harus berfikir tentang bisnis dia, dia bekerja keras menggunanakan insting bisnisnya dan menggunakan otak kirinya untuk menyelesaikan kuliahnya, presure tekanan demi tekanan dia laluai, dan saya bangga bisa melalului kedua hal tersebut walaupun hasilnya tidak sesempurna yang saya inginkan tapi saya tetap bersyurkur karena saya mendapatkan pengalaman yang tidak dirasakan kebanyakan mahasiswa seumuran saya, ketika kelulusan tiba hanya seyuman yang bisa aku berikan karena tekanan otak kiri ku mulai berkurang dan insting bisnisku mulai tajam, dan tingal berdoa saja kepada Allah semoga pengalman ini dapat menjadi kan bekal saya untuk menjadi manusia yang bearti bagi lingkungan saya. seperti para sahabat rosulullah, selain mereka orang yang hebat dalam kehidupan pribadi mereka, mereka juga manusia-manusia pebisnis yang handal, semoga aku menjadi seperti mereka dan hanya tangisan yang aku rasakan ketika aku paham arti dari sebuah pengalaman, ketika orang lain mengejek kita kita terus berjalan karena kita tahu pengalaman itulah yang akan kita dapatkan dan buah dari kerja keras kita.

salam manis

Hargailah sebuah penglaman walaupun cuma menghilangkan gangguan dari tengah jalan

suatu saat penglaman tersebut sangat bearti bagi anda/jangan menganggap remeh pengalaman sekecil apapun.

krida prasetya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: